BANYAK kisah tentang bagaimana Ustadz Jeffry Al-Buchory atau biasa dipanggil Uje, berdakwah.
Misalnya saja, suatu kali Uje sedang makan siang di sebuah resto
pinggiran jalan. Namanya juga tempat makan dekat pinggir jalan, seorang
bencong masuk dan langsung mengamen.
“Idih, endang, endang, ada Uje di sindang bow,” ujar si bencong itu. Uje memang terkenal.
“Ayo, sini masuk, duduk di sini,” ujar Uje.
Bencong itu kebingungan.
Uje berujar lagi, “Ayo masuk, duduk di sini sama saya. Kamu belon makan siang kan? Ayo duduk, makan sama saya.”
Si bencong mendadak jadi jaim. Rumpinya langsung hilang.
“Maaf Uje, saya tadi udah makan.”
“Udah deh … sama ustadz jangan coba-coba boong. Itu dosa namanya,” samber Uje dengan cepat.
Akhirnya bencong itu duduk satu meja dan makan bareng Uje. “Iya iya, Uje.”
Setelah makan siang, bencong itu bertanya sambil terharu. “Uje, saya mau tanya kenapa Uje nggak malu ajak saya makan bareng?”
Uje tesenyum, kemudian menjawab, “Kenapa saya mesti malu? Kamu kan sama
dengan saya, sama-sama mahluk ciptaan Allah. Saya wajib menghargai kamu
apa adanya.”
Bencong diam dan makin terharu.
Besoknya bencong muncul di masjid. Tidak memakai make up dan rok. Tapi mengenakan kopiah, baju koko, dan sarung.
Sepertinya, apa yang dilontarkan Dorce benar adanya, bahwa Uje, ia tak
terlihat seperti ulama, ustadz, atau dai. Dia merangkul semua orang. Ia
mampu mendalami apa permasalahan yang terjadi pada setiap orang.
Label
- Kejadian (4)
- Peristiwa (2)
- sporti (1)
- tecno (1)
- Zona Spirit (2)
Foto-Foto Hari Buruh Di Berbagai Negara
Tampilkan postingan dengan label Zona Spirit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zona Spirit. Tampilkan semua postingan
04.22
KIsah Uje dan Banci Pengamen
Rabu, 01 Mei 2013
04.03
WASHINGTON (GoNews): Tiga remaja Muslim New York ini menyadari tragedi bom Boston kembali menempatkan posisi Muslim dalam situasi sulit.
Aksi Damai Tiga Remaja Muslim Amerika
Karenanya, ketiga remaja itu dengan menyebut diri mereka TrueStory
ASA mencoba mengajak masyarakat AS untuk lebih mengenal Islam dan
Muslim.
TrueStoryASA yang terdiri atas Adam Saleh, Abdullah Akbar dan Ghuman
yang merekam aksi damainya dalam video itu berharap pada setiap orang
yang melihat video mereka, baik itu Muslim maupun non-Muslim agar saling
berjabat tangan, berbicara, dan mengambil gambar.
Semenjak diunggah pekan lalu, video ini telah ditonton 297 ribu
orang. Video ini pun mendapat pujian dari sejumlah komentar yang
diberikan. (ROL)
Langganan:
Komentar (Atom)
